Apakah dasar hukum dan syarat pembaptisan bayi dan kanak-kanak di Gereja Katolik?

  1. Beberapa dasar hukum yang berkaitan dengan baptis bayi dan kanak- kanak:
    1. Kan 851 § 2: Orang tua dari kanak-kanak yang harus dibaptis, demikian pula mereka yang akan menerima tugas sebagai wali baptis, hendaknya diberitahu dengan baik tentang makna sakramen ini dan tentang kewajiban-kewajiban yang melekat padanya. Pastor paroki hendaknya mengusahakan, sendiri atau lewat orang-orang lain, agar para orang tua dipersiapkan dengan semestinya lewat nasehat-nasehat pastoral, dan bahkan dengan doa bersama, dengan mengumpulkan keluarga-keluarga dan, bila mungkin, juga dengan mengunjungi mereka.
    2. Kan. 857 § 2: Pada umumnya, hendaknya orang dewasa dibaptis di gereja parokinya sendiri, sedang kanak-kanak di gereja paroki orang tuanya, kecuali bila alasan wajar menganjurkan lain.
    3. Kan. 867 §1: Para orang tua wajib untuk mengusahakan agar bayi-bayi dibaptis dalam minggu-minggu pertama segera sesudah kelahiran anaknya, bahkan juga sebelum itu, hendaknya menghadap pastor paroki untuk memintakan sakramen bagi anaknya serta dipersiapkan dengan semestinya untuk itu.
  2. Pelayanan baptis bayi dan anak-anak pada umumnya dilaksanakan setiap Minggu Ketiga dalam bulan, pkl. 09.00 wib (setelah Perayaan Ekaristi Minggu pagi) bertempat di gereja. Dalam keadaan tertentu, pelaksanaan baptisan ini bisa dipindahkan ke hari lain sesuai kebijakan pastor. Misalkan pada Hari Raya Keluarga Kudus, Pesta Pembaptisan Tuhan, Hari Raya Paskah, atau ketika para rama berhalangan melayani baptisan karena agenda khusus, dan sebagainya. Pengecualian ini akan disampaikan melalui pengumuman Gereja maupun lembaran Berita Paroki.
  3. Syarat-syarat Baptis Bayi (0-3 tahun):
    1. Bayi berumur di bawah 3 tahun dan belum dibaptis.
    2. Bayi dibaptis di gereja paroki orang tua, kecuali ada alasan wajar lain
    3. Orang tua (ayah dan ibu) serta wali baptis wajib mengikuti persiapan dan pendampingan/katekese pembaptisan bayi, serta jika perlu, latihan pada hari Kamis sebelum hari Minggu pembaptisan pkl. 17.00 wib. Tidak mengikuti proses katekese atau pendampingan (dan latihan) ini dianggap mengundurkan diri/batal.
    4. Minimal salah satu orang tua/wali anak tersebut Katolik dan kedua orang tua/walinya (termasuk bila ada yang non-Katolik) menyetujui pembaptisannya dengan bukti membubuhkan tanda tangan pada formulir permohonan baptis bayi/kanak-kanak.
    5. Ada kepastian bahwa bayi akan dididik secara Katolik.
    6. Mengisi formulir permohonan baptis bayi/kanak-kanak yang dapat diminta pada ketua lingkungan/stasi masing-masing. Formulir harus ditandatangani oleh ketua lingkungan/stasi.
    7. Formulir yang telah diisi lengkap tersebut diserahkan ke sekretariat paroki selambat-lambatnya seminggu sebelum pembaptisan. Formulir disertai fotocopy Surat Perkawinan Orangtua (Surat Nikah Gereja) dan fotocopy Surat/Akte kelahiran anak.
    8. Pada waktu pembaptisan datang minimal 10 menit sebelumnya.
    9. Bahan pendampingan tertulis telah disediakan bagi orang tua dan wali.
  4. Syarat-syarat Baptis Anak-kanak (3-9 th)
    1. Anak-anak berumur antara 3-9 tahun dan belum dibaptis.
    2. Anak-anak dibaptis di gereja paroki orang tuanya, kecuali ada alasan lain . Pembaptisan bisa dilaksanakan bersamaan baptis bayi.
    3. Orang tua (ayah dan ibu) serta wali baptis wajib mengikuti persiapan dan pendampingan/katekese pembaptisan , serta jika perlu, latihan 8 pada hari Kamis sebelum hari Minggu pembaptisan pkl. 17.00 wib. Tidak mengikuti proses katekese atau pendampingan (dan latihan) ini dianggap mengundurkan diri/batal.
    4. Minimal salah satu orang tua/wali anak tersebut Katolik dan kedua orang tua/walinya (termasuk bila ada yang non-Katolik) menyetujui pembaptisannya dengan bukti membubuhkan tanda tangan pada formulir permohonan baptis bayi/kanak-kanak..
    5. Ada kepastian bahwa anak-anak tersebut akan dididik secara Katolik.
    6. Mengisi formulir permohonan baptis bayi/anak-anak yang dapat diminta pada ketua lingkungan/stasi masing-masing. Formulir harus ditandatangani oleh ketua lingkungan/stasi.
    7. Formulir yang telah diisi lengkap tersebut diserahkan ke sekretariat paroki paling lambat Hari Kamis sebelum pembaptisan. Penyerahan formulir tersebut disertai fotocopy Surat Perkawinan Orangtua (Surat Nikah Gereja) dan fotofopy Surat/Akte kelahiran anak.
    8. Hendaknya ada kebijakan dan pendampingan khusus yang diberikan oleh pastor paroki dan atau katekis paroki untuk pembaptisan ini, baik bagi anak-anak yang akan dibaptis tersebut, minimal mengikuti pendampingan dalam 12 pertemuan, maupun bagi orang tua/ wali maupun wali baptisnya.
    9. Bahan pendampingan tertulis telah disediakan bagi orang tua dan wali.